TEGAL – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal sukses menyelenggarakan FKIP Education Expo 2026 dalam rangka memperingati Dies Natalis FKIP ke-46 pada 24–25 Juli 2026. Mengusung tema “Pendidikan Berdampak”, kegiatan ini menjadi perpaduan antara pameran pendidikan, kompetisi seni, promosi program studi, dan penguatan jejaring internasional yang berhasil menyedot perhatian ribuan pengunjung selama dua hari pelaksanaan.
Hari pertama, Jumat (24/7/2026), dihadiri lebih dari 1.000 pengunjung yang berasal dari berbagai sekolah dan masyarakat umum. Sementara pada hari kedua, Sabtu (25/7/2026), kegiatan dihadiri hampir 500 pengunjung yang didominasi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa internal Universitas Pancasakti Tegal.
Rangkaian pembukaan berlangsung meriah dan diawali dengan penampilan Tari Lintang Kemukus yang dibawakan oleh dua penari profesional. Tarian tradisional tersebut memukau para tamu undangan, delegasi internasional, serta seluruh peserta yang memadati Auditorium Universitas Pancasakti Tegal. Penampilan tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus penyambutan bagi seluruh tamu yang hadir.
Selanjutnya, Ketua Panitia, Wahyu Asriyani, M.Pd., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa FKIP Education Expo 2026 diselenggarakan sebagai media promosi program studi sekaligus ruang bagi peserta didik dan mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, dan potensi akademik. Melalui kegiatan ini, FKIP ingin menghadirkan pendidikan yang berdampak, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu menjawab tantangan dunia kerja.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Universitas Pancasakti Tegal, Dr. Yoga Prihatin, menegaskan bahwa Dies Natalis ke-46 menjadi momentum penting bagi FKIP untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat implementasi kurikulum berbasis luaran (Outcome-Based Education/OBE), meningkatkan prestasi mahasiswa, serta memperluas jejaring kerja sama nasional maupun internasional.
Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Rektor III Universitas Pancasakti Tegal, Dr. Imam Asmarudin. Ia menyatakan bahwa Education Expo merupakan bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan, kreativitas, dan inovasi yang patut terus dikembangkan sebagai agenda unggulan universitas.
Puncak acara pembukaan ditandai dengan dibukanya secara resmi FKIP Education Expo 2026 oleh Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Pancasakti (YPP), Dr. Eddhie Praptono. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi seluruh sivitas akademika FKIP yang telah menghadirkan kegiatan berkualitas sebagai wahana pengembangan karakter, bakat, kreativitas, dan inovasi mahasiswa. Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing global.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh berbagai tamu kehormatan, di antaranya unsur Polsek Tegal Timur, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kota Tegal, Kodim 0712/Tegal, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan yang kuat terhadap kemajuan pendidikan di Universitas Pancasakti Tegal.
Suasana pembukaan semakin istimewa dengan hadirnya 68 mahasiswa dari 17 perguruan tinggi di Indonesia dan 6 perguruan tinggi mancanegara yang merupakan peserta International Student Mobility Summer Camp and Conference 2026 yang tengah berlangsung di Universitas Pancasakti Tegal. Kehadiran delegasi internasional tersebut semakin menegaskan komitmen UPS Tegal dalam memperluas jejaring pendidikan di tingkat global.
Salah satu daya tarik utama kegiatan ini adalah Education Expo yang diikuti oleh tujuh program studi di lingkungan FKIP, yaitu Program Studi Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan IPA. Masing-masing program studi menampilkan berbagai inovasi pembelajaran, media edukatif, karya dosen dan mahasiswa, implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE), serta berbagai prestasi akademik dan nonakademik yang telah diraih.
Berbeda dengan konsep expo pada umumnya, seluruh stand pameran dan perlombaan dipusatkan di dalam Auditorium Universitas Pancasakti Tegal. Konsep ini menciptakan suasana yang hidup dan interaktif karena pengunjung dapat menikmati pameran pendidikan sekaligus menyaksikan berbagai perlombaan yang berlangsung di panggung utama. Alunan musik, penampilan para peserta, hingga atraksi dance membuat suasana auditorium selalu semarak. Para penjaga stand pun merasakan manfaat karena pengunjung terus berdatangan untuk menyaksikan lomba sekaligus mengunjungi stand masing-masing program studi.
Di sela-sela pelaksanaan Education Expo, panitia juga menyelenggarakan program Campus Tour yang diperuntukkan bagi para pengunjung dari SMA, SMK, dan MA. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang paling diminati karena memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan Universitas Pancasakti Tegal. Para peserta dipandu langsung oleh dosen dan mahasiswa FKIP berkeliling kampus untuk melihat berbagai fasilitas unggulan, di antaranya Perpustakaan Universitas Pancasakti Tegal sebagai pusat literasi dan pembelajaran, serta Lapangan Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) yang menjadi pusat aktivitas organisasi kemahasiswaan, olahraga, dan pengembangan minat bakat. Melalui Campus Tour ini, para peserta dapat merasakan secara langsung atmosfer perkuliahan dan lingkungan kampus yang nyaman, representatif, serta mendukung pengembangan potensi mahasiswa.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan inovasi setiap program studi, panitia memberikan penghargaan dalam beberapa kategori. Pada kategori Luaran Kurikulum Outcome-Based Education (OBE), Program Studi Pendidikan IPA berhasil meraih Juara I, disusul Program Studi Bimbingan dan Konseling sebagai Juara II, dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sebagai Juara III.
Sementara itu, pada kategori Tampilan Stand Expo, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) berhasil meraih Juara I, diikuti Program Studi Pendidikan Ekonomi sebagai Juara II, dan Program Studi Pendidikan Matematika sebagai Juara III. Adapun penghargaan Stand Terfavorit berhasil diraih oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berkat kreativitas penyajian dan tingginya antusiasme pengunjung terhadap stand tersebut.
Pada bidang seni, Lomba Solo Singing yang diselenggarakan pada Jumat, 24 Juli 2026, menjadi salah satu kompetisi yang paling dinantikan. Lomba ini diikuti oleh 21 peserta dari berbagai sekolah dan masyarakat umum. Penilaian dilakukan oleh juri tunggal, Febri Yoga Sapta, penyanyi nasional yang merupakan finalis Indonesian Idol musim ketujuh tahun 2012 dan berhasil menembus lima besar (Top 5). Dengan pengalaman profesionalnya, Febri Yoga memberikan penilaian berdasarkan kualitas vokal, teknik bernyanyi, interpretasi lagu, penguasaan panggung, dan penampilan peserta. Berdasarkan hasil penilaian juri, Raiya Almira Budiharso berhasil meraih Juara I, disusul Zaer sebagai Juara II, dan Fitriani Azzahra sebagai Juara III.
Kemeriahan berlanjut pada Sabtu, 25 Juli 2026, melalui K-Pop Dance Competition yang diikuti oleh 16 grup dance. Perlombaan ini dinilai oleh juri tunggal, Cake Coii, yang memberikan penilaian berdasarkan kreativitas koreografi, teknik, kekompakan, ekspresi, dan penguasaan panggung. Setelah melalui persaingan yang ketat, Exclusive Alpha berhasil meraih Juara I, sedangkan Bold meraih Juara II, dan Bold kembali menempati Juara III.
Selain itu, Lomba Fotografi yang diikuti oleh enam peserta juga menghadirkan konsep yang unik. Penentuan pemenang dilakukan berdasarkan jumlah likes terbanyak yang diperoleh setiap karya selama periode penilaian. Sistem ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menentukan karya favorit sekaligus mendorong peserta mempromosikan hasil karyanya secara kreatif melalui media digital. Berdasarkan hasil perolehan likes, Fransiska Natalina Simanihuruk berhasil meraih Juara I, diikuti Haifa Nada Nadidah sebagai Juara II, dan Catur Linduaji sebagai Juara III.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai jadwal, mulai dari pembukaan, pameran pendidikan, perlombaan, hingga pengumuman pemenang dan sesi foto bersama. Melalui penyelenggaraan FKIP Education Expo 2026, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pancasakti Tegal kembali menunjukkan komitmennya sebagai fakultas yang terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, memperkuat implementasi Kurikulum OBE, mengembangkan bakat mahasiswa, serta membangun jejaring internasional. Memasuki usia 46 tahun, FKIP semakin meneguhkan langkah sebagai fakultas yang unggul dalam mencetak pendidik profesional, inovatif, berkarakter, dan berdaya saing global.
FKIP Education Expo 2026 bukan sekadar perayaan Dies Natalis, melainkan sebuah panggung besar yang mempertemukan pendidikan, seni, budaya, kreativitas, dan kolaborasi internasional dalam satu kemasan yang inspiratif. Dengan antusiasme ribuan pengunjung dan partisipasi berbagai pihak, kegiatan ini menjadi bukti bahwa FKIP Universitas Pancasakti Tegal terus melangkah menuju fakultas yang unggul, berdampak, dan mendunia.


