TEGAL – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal kembali menegaskan eksistensinya sebagai fakultas yang berorientasi global melalui penyelenggaraan The 5th International Conference on Education (ICOTION) 2026. Mengusung tema “Inclusive and Equitable Education in a Digital Society”, konferensi internasional yang digelar secara daring pada Senin (27/7/2026) ini sukses mempertemukan akademisi, peneliti, guru, dan mahasiswa dalam forum ilmiah lintas negara untuk membahas masa depan pendidikan di era transformasi digital.
ICOTION 2026 menghadirkan narasumber terkemuka dari berbagai belahan dunia, yakni Karolina Lemanska (Tarnowska Szkola Wyższa Akademia Nauk Stosowanych, Polandia), Prof. Dr. h.c. Martin Dahl (Lazarski University, Polandia), Prof. Justyna Bokaljo, Ph.D. (Wroclaw University, Polandia), Vesna Tornjanski, Ph.D. (University of Belgrade, Serbia), Dr. Youssef Baqil (Sultan Moulay Slimane University, Maroko), Assoc. Prof. Menshenina Svetlana Grigorievna, Ph.D. (Samara State Technical University, Rusia), serta Dr. Tity Kusrina, M.Pd. dari FKIP UPS Tegal sebagai representasi akademisi Indonesia. Seluruh sesi dipandu oleh moderator Anin Eka Sulistya, M.Pd. dengan pembahasan yang berfokus pada pendidikan inklusif, pemerataan akses pendidikan digital, keberlanjutan, hingga penguatan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi.
Sebanyak 251 peserta mengikuti konferensi ini dengan antusias. Jumlah tersebut terdiri atas 127 peserta pemakalah (presenter) dan 124 peserta partisipan, yang berasal dari tujuh program studi di lingkungan FKIP UPS Tegal serta Program Pascasarjana Program Studi Pedagogi. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan semakin kuatnya budaya akademik dan semangat publikasi ilmiah di lingkungan Universitas Pancasakti Tegal.
Dekan FKIP UPS Tegal, Dr. Yoga Prihatin, M.Pd., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa ICOTION telah berkembang menjadi agenda ilmiah internasional yang tidak hanya mempertemukan para pakar dunia, tetapi juga menjadi wahana strategis bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti Indonesia untuk memperluas jejaring akademik global.
“ICOTION adalah agenda tahunan kebanggaan kami yang telah menjadi tradisi ilmiah sekaligus jembatan bagi para pendidik dan peneliti Indonesia untuk berdialog langsung dengan para pemikir global. Tahun ini kami menghadirkan pakar dari berbagai negara agar terjadi pertukaran gagasan yang nyata dan aplikatif, terutama dalam menghadapi tantangan kesenjangan digital di dunia pendidikan. Kami percaya kolaborasi internasional seperti inilah yang akan melahirkan kebijakan dan praktik pendidikan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Rektor Universitas Pancasakti Tegal, Prof. Dr. Taufiqulloh, M.Hum., turut memberikan apresiasi atas konsistensi FKIP dalam menyelenggarakan konferensi internasional yang mampu memperkuat posisi UPS Tegal di tingkat global. Menurutnya, kegiatan seperti ICOTION merupakan bagian dari komitmen universitas dalam membangun budaya riset, publikasi ilmiah, serta kolaborasi internasional yang berdampak bagi pengembangan pendidikan.
Selama lebih dari dua jam pelaksanaan konferensi, para pembicara menyampaikan berbagai perspektif mengenai transformasi pendidikan di era digital. Diskusi berlangsung dinamis melalui sesi tanya jawab yang mempertemukan gagasan dari berbagai latar belakang keilmuan dan budaya, menghasilkan rekomendasi strategis untuk mendorong sistem pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkeadilan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, seluruh artikel yang dipresentasikan dalam ICOTION 2026 akan diterbitkan dalam prosiding konferensi dan diarahkan untuk publikasi pada jurnal ilmiah terakreditasi. Setiap peserta juga memperoleh e-certificate sebagai apresiasi atas partisipasi aktif mereka dalam forum ilmiah internasional tersebut.
Kesuksesan penyelenggaraan The 5th ICOTION 2026 menjadi bukti bahwa FKIP Universitas Pancasakti Tegal terus berkembang sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga semakin diperhitungkan dalam jejaring akademik internasional. Melalui kolaborasi lintas negara dan pertukaran gagasan global, FKIP UPS Tegal semakin meneguhkan komitmennya dalam melahirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan tantangan dunia sekaligus memperkuat reputasi Universitas Pancasakti Tegal sebagai kampus yang aktif membangun diplomasi akademik di tingkat internasional.


