TEGAL — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMPS PBSI) turun langsung ke jalan untuk menggalang dana bagi masyarakat terdampak bencana di Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai, bertempat di kawasan Lampu Merah Kardinah, Kota Tegal. Sejumlah mahasiswa terjun langsung menyapa para pengguna jalan dan mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi memberikan donasi sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Dengan membawa kotak donasi, para mahasiswa menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan kepada pengguna jalan. Kehadiran mereka di tengah lalu lintas Kota Tegal menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengetuk kepedulian masyarakat terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi dampak bencana.

Aksi tersebut juga mendapat perhatian dan dukungan langsung dari Wakil Dekan III FKIP UPS Tegal, Dr. Munadi, yang berkesempatan mengunjungi mahasiswa di lokasi kegiatan. Kehadiran Wakil Dekan III tidak hanya menjadi bentuk dukungan dari pimpinan fakultas, tetapi juga menjadi penyemangat bagi mahasiswa yang tengah menjalankan aksi sosial di lapangan.

Antusiasme masyarakat turut mewarnai kegiatan tersebut. Sejumlah pengguna jalan memberikan donasi sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana di Kalimantan dan NTT. Meskipun bantuan yang diberikan berasal dari berbagai kalangan dan dengan nominal yang beragam, setiap donasi memiliki makna penting bagi mereka yang membutuhkan.

Bagi mahasiswa, aksi tersebut bukan sekadar kegiatan penggalangan dana. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sosial untuk menumbuhkan empati, solidaritas, kepedulian, serta semangat gotong royong. Mahasiswa belajar bahwa kepedulian terhadap sesama tidak hanya diwujudkan melalui gagasan, tetapi juga melalui tindakan nyata.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, BEM FKIP dan HMPS PBSI berupaya menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam merespons berbagai persoalan sosial di masyarakat. Semangat akademik yang dibangun di lingkungan kampus diharapkan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian dan tanggung jawab sosial.

Dana yang berhasil dihimpun selanjutnya diharapkan dapat disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Kalimantan dan NTT. Bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat sekaligus menjadi bentuk solidaritas dari mahasiswa FKIP UPS Tegal kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.

Aksi kemanusiaan ini sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa bukan hanya insan akademik yang berkutat dengan aktivitas perkuliahan, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab sosial. Dari kawasan Lampu Merah Kardinah, mahasiswa FKIP UPS Tegal menyalakan semangat kemanusiaan dan mengirimkan pesan bahwa ketika sesama membutuhkan, kepedulian harus hadir dalam bentuk tindakan nyata.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »