Tegal — Auditorium Kampus 1 Universitas Pancasakti Tegal berubah menjadi lautan apresiasi seni saat Studi Pentas Teater AKAR 2026 menampilkan pertunjukan bertajuk “Beruang Penagih Hutang”, Minggu (10/5/2026) malam. Pementasan yang dimulai pukul 19.35 WIB tersebut sukses menyedot sekitar 200 penonton, termasuk kalangan pelajar SMA/SMK yang hadir memenuhi auditorium.
Pentas teater karya Anton Pavlovich Chekhov yang diterjemahkan dan disutradarai oleh Landung Simatupang serta Anggi Timur itu menghadirkan nuansa dramatik yang kuat, dipadukan dengan tata artistik dan permainan aktor yang memukau. Demi menjaga kekhidmatan dan totalitas pertunjukan, penonton bahkan diimbau untuk tidak memberikan tepuk tangan selama pementasan berlangsung.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Dekan III FKIP Universitas Pancasakti Tegal, Dr. Munadi. Hadir pula Sanday Jamaludin, M.Pd selaku pembina Teater AKAR serta Afsun Aulia Nirmala, M.Pd selaku dosen Seni Drama Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Kehadiran para pimpinan dan dosen tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan kreativitas dan seni pertunjukan mahasiswa di lingkungan UPS Tegal.
Sebelum pertunjukan dimulai, panitia juga memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) FKIP UPS Tegal melalui pembagian brosur kepada para penonton, khususnya dari kalangan pelajar SMA/SMK yang hadir dalam acara tersebut.
Produksi Teater AKAR 2026 melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi. Salma Nur Azizah dari PBSI bertindak sebagai pimpinan produksi, sementara posisi sutradara dipegang Zahwa Anggita E. dari Program Studi BK. Deretan pemain yang tampil di antaranya Deva Dwi Indri Nur Aeni (PBSI), Rifki Andrianto (Teknik Informatika), Alliza Annasyifa Zahra (PBI), serta Kania Apriliani (Akuntansi).
Kesuksesan pementasan juga didukung tim kreatif di berbagai bidang, mulai dari lighting oleh Amiliatuz Zahra (Bisnis Digital), musik oleh Zahrhes Heza Anugrah (Teknik Informatika), wardrobe oleh Helsa Zazkia Ardani (PBSI), makeup oleh Nabila Ramadhani (PBI), hingga tim setting yang diperkuat Bagus Maulana Aprilian (BDP) dan Faiz Rizqy Aditya (PBSI).
Suasana auditorium akhirnya pecah saat pertunjukan resmi berakhir. Tepuk tangan meriah menggema memenuhi ruangan, menjadi bentuk apresiasi penonton atas totalitas penampilan para pemain dan kru Teater AKAR.

 

 

 

 

 

 

Atmosfer semakin membara ketika seluruh pemain dan kru menutup acara dengan pekikan yel-yel penuh semangat:
“Teater AKAR! AKAR! AKAR! AKAR!”
“Universitas Pancasakti Tegal, Inovatif! Adaptif! Global!”
“FKIP JAYA! JAYA! JAYA!”
Yel-yel tersebut langsung menggema di dalam auditorium dan disambut antusias oleh para penonton yang larut dalam semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap kreativitas mahasiswa UPS Tegal.
Pementasan ini menjadi bukti bahwa kreativitas mahasiswa UPS Tegal terus tumbuh dan mampu menghadirkan pertunjukan seni yang bukan hanya menghibur, tetapi juga membangun semangat kolaborasi, ekspresi, dan promosi kampus secara kreatif.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »