Tegal, 26 Agustus 2026 — Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai pelantikan pimpinan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Rabu (26/8/2026). Sebanyak 11 pimpinan Ormawa periode 2026/2027 resmi dilantik untuk mengemban amanah dan menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan FKIP.

Pelantikan yang mengusung tema “Adaptive Leadership: Membangun Pemimpin Mahasiswa di Era Perubahan” tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru kepemimpinan mahasiswa FKIP. Rangkaian acara berlangsung sejak pagi, diawali dengan registrasi dan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pancasakti, sebelum memasuki prosesi inti pelantikan.

Sebelas mahasiswa yang resmi dipercaya menakhodai organisasi masing-masing adalah Ikfina Hidayatur Rohmah sebagai Ketua DPM FKIP, Akhmad Fauzi sebagai Ketua BEM FKIP, Zahwa Anggita Erinsafitri sebagai Ketua Teater Akar, dan Muharram Iqbal Virgi Shane sebagai Ketua Kamar Musik.

Sementara itu, kepemimpinan di tingkat Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) diemban oleh Sarita Rizki Anggriani sebagai Ketua HMPS BK, Zadealova Ghibran Arzeti sebagai Ketua HMPS PPKn, Laura Nazya Deerani sebagai Ketua HMPS Pendidikan Ekonomi, Huga Mahardika sebagai Ketua HMPS PBSI, Sri Widiyanti sebagai Ketua HMPS PBI, Faradiba Risky Fauzyah sebagai Ketua HMPS Pendidikan Matematika, serta Ibnu Fatah sebagai Ketua HMPS Pendidikan IPA.

Momentum pelantikan semakin istimewa dengan kehadiran jajaran pimpinan FKIP, di antaranya Dekan FKIP Dr. Yoga Prihatin, Wakil Dekan I Wahyu Jati Kusuma, M.H., dan Wakil Dekan III Dr. Munadi. Turut hadir pula para Ketua Program Studi, Pembina Teater Akar Sanday Jamaludin, M.Pd., serta Pembina Kamar Musik Afsun Aulia Nirmala.

Acara tersebut juga dihadiri Mohammad Hilmi Fawwaz, Ketua BEM FKIP periode 2025/2026. Dalam kesempatan itu, Hilmi turut diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan. Kehadirannya menjadi bagian dari momentum estafet kepemimpinan, sekaligus memperlihatkan kesinambungan perjuangan organisasi dari kepengurusan sebelumnya kepada generasi baru yang kini resmi mengemban amanah.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi titik awal bagi para pemimpin mahasiswa untuk membuktikan kapasitasnya dalam menghadapi dinamika organisasi dan perubahan zaman. Tema Adaptive Leadership menjadi pesan kuat bahwa seorang pemimpin mahasiswa tidak cukup hanya memiliki jabatan, tetapi juga harus mampu beradaptasi, membangun kolaborasi, serta menghadirkan gagasan dan program yang berdampak.

Dengan resminya jajaran pimpinan baru tersebut, estafet perjuangan Ormawa FKIP kini memasuki babak baru. Sebelas nakhoda telah siap menggerakkan organisasi, menyatukan langkah, dan membawa aspirasi mahasiswa menuju FKIP yang semakin aktif, kreatif, kolaboratif, dan progresif.

Sebelas pemimpin telah dilantik. Amanah telah diberikan. Kini, panggung pembuktian telah dibuka—dan FKIP menanti gebrakan mereka!

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »