TEGAL – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal menyelenggarakan Tes Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (TP3) secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (3/8/2026). Sebanyak 153 mahasiswa calon wisudawan mengikuti kegiatan yang menjadi salah satu tahapan pembekalan sebelum menyandang gelar sarjana pendidikan.

Mengusung tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Aksi Nyata untuk Membangun Masyarakat yang Berkarakter, Toleran, Berintegritas, dan Cakap Digital”, TP3 bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sekaligus menanamkan komitmen untuk mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia pendidikan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FKIP UPS dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Pancasilais dan kecerdasan ideologis di tengah tantangan perkembangan teknologi dan arus globalisasi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP UPS Tegal, Dr. Yoga Prihatin, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa TP3 bukan sekadar agenda rutin menjelang wisuda, melainkan instrumen strategis untuk mengukur sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

“TP3 bukan sekadar sebuah tes, melainkan instrumen penting untuk mengukur sejauh mana kita, sebagai sivitas akademika, memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yoga.

Menurutnya, Pancasila bukan hanya kumpulan rumusan yang bersifat formal, tetapi merupakan pandangan hidup bangsa yang harus menjadi landasan dalam membangun karakter pendidik.

“Dari sinilah karakter pendidik yang berjiwa Pancasilais ditempa sebelum terjun ke masyarakat. Saya berharap para peserta dapat menyerap ilmu dan motivasi ini untuk memperkuat rasa memiliki sebagai bagian dari keluarga besar FKIP UPS Tegal,” tambahnya.

Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Yayasan Pancasakti sekaligus Dosen Fakultas Hukum UPS, Dr. Imawan Sugiharto, S.H., M.H., yang menyampaikan materi bertajuk “Aksi Nyata Membangun Masyarakat yang Berkarakter, Toleran, dan Berintegritas Melalui Pancasila.” Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa ideologi merupakan seperangkat gagasan, nilai, dan cita-cita yang menjadi dasar berpikir, bersikap, serta bertindak suatu bangsa. Oleh karena itu, Pancasila harus dipahami sebagai pedoman hidup yang diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar dihafalkan.

Imawan menguraikan makna setiap sila Pancasila, mulai dari pentingnya ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan penghormatan terhadap keberagaman agama, penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia, penguatan persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, pelaksanaan demokrasi melalui musyawarah mufakat, hingga terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa Pancasila berfungsi sebagai panduan hidup, pemersatu bangsa, cita-cita nasional, kepribadian bangsa, sekaligus sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.

Lebih lanjut, Imawan menekankan bahwa karakter merupakan “DNA bangsa”. Menurutnya, masyarakat yang berkarakter akan mampu menangkal berbagai tantangan seperti penyebaran hoaks, korupsi, individualisme, dan konflik sosial. Nilai-nilai seperti integritas, toleransi, gotong royong, dan tanggung jawab harus dibangun sejak lingkungan keluarga, diperkuat melalui pendidikan di sekolah, didukung masyarakat, serta diwujudkan melalui kebijakan negara yang adil dan transparan. Implementasi kelima sila Pancasila, lanjutnya, dapat diwujudkan melalui sikap religius, kepedulian sosial, nasionalisme, budaya musyawarah, hingga semangat gotong royong dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pagi diawali registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pancasakti, sambutan Dekan FKIP, pembacaan doa, penyampaian materi utama, sesi diskusi interaktif, hingga pelaksanaan Tes Penghayatan dan Pengamalan Pancasila secara daring melalui Google Form sebagai bentuk evaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah diterima.

Melalui penyelenggaraan TP3, FKIP UPS Tegal berharap seluruh calon wisudawan tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten di bidang akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sebagai calon pendidik, mereka diharapkan mampu menjadi teladan dalam membangun masyarakat yang berkarakter, toleran, berintegritas, serta cakap menghadapi tantangan era digital.

https://sinarpaginews.com/fkip-ups-tegal-bekali-153-calon-wisudawan-dengan-penguatan-nilai-pancasila/

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »