Tegal-Suasana Auditorium Universitas Pancasakti Tegal tampak semarak sejak pagi hari saat Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMPS PBSI) sukses menggelar Kompetisi Bahasa Indonesia (KOBI) VII Tahun 2026. Mengusung tema “Bahasa Indonesia sebagai Suara dan Identitas Generasi Muda”, kegiatan bergengsi ini menjadi ajang unjuk kemampuan pelajar SMA/SMK/MA dalam bidang pidato dan baca puisi sekaligus ruang aktualisasi generasi muda pecinta bahasa dan sastra Indonesia.
Sebanyak 36 peserta lomba pidato dan 36 peserta lomba baca puisi dari berbagai SMA/SMK/MA se-eks Karesidenan Pekalongan turut ambil bagian dalam kompetisi tahunan tersebut. Kehadiran para peserta dari berbagai daerah membuat atmosfer persaingan berlangsung ketat sekaligus meriah.
Rangkaian acara dimulai dengan registrasi peserta, dilanjutkan pentas seni yang membakar semangat para peserta dan tamu undangan. Atmosfer semakin khidmat ketika acara pembukaan resmi dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UPS Tegal. Acara pembukaan turut dihadiri tamu undangan dari berbagai organisasi mahasiswa di lingkungan FKIP, dosen Program Studi PBSI, jajaran dekanat FKIP, Kepala Bagian Kemahasiswaan UPS Tegal, hingga Wakil Rektor III.
Sebelum sambutan Ketua Program Studi PBSI, Ketua Panitia KOBI VII Mukhammad Labib menyampaikan laporan kegiatan, termasuk jumlah peserta yang mengikuti lomba pidato dan baca puisi. Dalam laporannya, ia juga menjelaskan alasan pemilihan tema “Bahasa Indonesia sebagai Suara dan Identitas Generasi Muda” sebagai bentuk ajakan kepada generasi muda untuk terus menjadikan bahasa Indonesia sebagai identitas, kebanggaan, sekaligus sarana berekspresi di tengah derasnya arus globalisasi.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi PBSI Syamsul Anwar menceritakan perjalanan panjang KOBI yang sempat vakum akibat pandemi Covid-19. Ia menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan kembali KOBI sebagai wadah pengembangan bakat dan kreativitas pelajar di bidang bahasa dan sastra Indonesia.
Sementara itu, Dekan FKIP Dr. Yoga Prihatin turut mempromosikan berbagai program studi yang ada di lingkungan FKIP, khususnya Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, kepada para peserta dan guru pendamping yang hadir. Pembukaan resmi KOBI VII 2026 dilakukan oleh Wakil Rektor III Dr. Imam Asmarudin yang ditandai dengan penabuhan gong sebanyak tiga kali sebagai simbol dimulainya kompetisi secara resmi.
Usai pembukaan, kompetisi langsung berlangsung sengit. Lomba baca puisi dilaksanakan di sayap kiri auditorium, sedangkan lomba pidato digelar di aula auditorium. Para peserta tampil penuh percaya diri, menampilkan kemampuan berbahasa, penghayatan, intonasi, hingga penguasaan panggung yang memukau para juri dan penonton.
Pada cabang lomba pidato, dewan juri terdiri atas Agus Riyanto, Wahyu Asriyani, dan Agung Cahyono. Sementara itu, lomba baca puisi dinilai oleh Dyon Dyonk, Dr. Tri Mulyono, serta Afsun Aulia Nirmala.
Persaingan ketat terjadi pada cabang lomba pidato. Gelar Juara 1 berhasil diraih Zahra Muntazah dari SMK Larenda Bulakamba dengan total nilai 278. Posisi Juara 2 ditempati Rahmawati dari SMKN 1 Tegal dengan nilai 276, sementara Juara 3 diraih Hesti Supriyatin dari SMKN 1 Slawi dengan nilai 275. Adapun Juara Harapan 1 diraih Syifa Azni Fadhilah dari SMA Daaru Ulil Albaab, Juara Harapan 2 diraih Zahrohtu Syifa dari SMKN 1 Bumijawa, dan Juara Harapan 3 diraih M. Abdul Nurrohman dari MAN 1 Tegal.
Sementara itu, pada cabang lomba baca puisi, Nurzaidan Fatikhin Abdurrahman dari SMKN 3 Tegal sukses menyabet Juara 1 dengan total nilai 260. Juara 2 diraih Serlina Aulia Putri dari SMKN 1 Bumijawa dengan nilai 257, sedangkan Juara 3 diraih Queensha Tsuraya Ramadhani dari SMAN 3 Tegal dengan nilai 254. Untuk kategori juara harapan, Juara Harapan 1 diraih Ukhti Sumaroh dari SMKN 1 Slawi, Juara Harapan 2 diraih Diyka Rahmatullah dari MAN 1 Tegal, dan Juara Harapan 3 diraih Firistha Az-zahra Setiawan dari SMA Al Irsyad Kota Tegal.
Selain menjadi ajang kompetisi, KOBI VII 2026 juga menghadirkan hiburan dan pembagian doorprize yang semakin memeriahkan suasana. Sorak sorai peserta dan pendukung pecah saat pengumuman juara dibacakan di penghujung acara.
Panitia juga memanfaatkan momentum kegiatan sebagai ajang promosi akademik. Bersamaan dengan pembagian sertifikat kepada peserta, panitia turut membagikan brosur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) FKIP Universitas Pancasakti Tegal kepada para siswa SMA/SMK/MA yang hadir. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkenalkan berbagai program studi di lingkungan FKIP, khususnya Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, kepada calon mahasiswa potensial dari berbagai daerah se-eks Karesidenan Pekalongan.
Melalui KOBI VII 2026, HMPS PBSI FKIP UPS Tegal kembali membuktikan komitmennya dalam membangun generasi muda yang kreatif, komunikatif, dan mencintai bahasa Indonesia. Kebangkitan kembali KOBI setelah sempat terhenti akibat pandemi menjadi simbol semangat baru untuk terus melahirkan generasi pelajar inspiratif yang mampu membawa literasi dan budaya berbahasa Indonesia ke level yang lebih tinggi.


