Pelepasan Wisuda FKIP Periode Genap 2016/2017

Tegal, 22 Agustus 2017

Prosesi Pelepasan Wisuda Periode Genap TA 2016 2017

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan meluluskan 417 mahasiswa pada periode genap tahun akademik 2016/2017. Jumlah lulusan dari tiap prodi sebagai berikut.

Wisudawan Prodi BK 100
Wisudawan Prodi PKn 36
Wisudawan Prodi PE 34
Wisudawan Prodi PBSID 78
Wisudawan Prodi PBI 75
Wisudawan Prodi PMtk 94

Adapun wisudawan terbaik dari tiap prodi sebagai berikut.

Para Wisudawan Terbaik dari Tiap Prodi

Prodi BK Ilma U IPK 3.71
PKn Sugeng Riyadi IPK 3.65
Prodi PE Roikhatul Jannah IPK 3.47
Prodi PBSID Asilia Asmarani IPK 3.45
Prodi PBI Najmatul Wardah IPK 3.88
Prodi PMtk Chaqqul Fitri IPK 3.74

Hadir dalam acara tersebut Ketua YPP Dr. Imawan Sugiarto, SH. MH, Rektor UPS Prof. Dr. Wahyono, SH. MS, Senat FKIP dan para Pejabat Struktural beserta tamu undangan baik dari ingkungan UPS maupun dari sekolah mitra.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP Bapak Masfuad E.S., M.Pd. menyampaikan bahwa FKIP semakin berkembang dan berprestasi. Banyak mahasiswa yang menorehkan prestasi dalam beberapa ajang atau kegiatan. Begitu juga dengan dosen yang semakin berprestasi seperti menjadi guest lecture di Thailand, dan berkualitas karena semakin banyak dosen FKIP yang bergelar doktor. Oleh karena diharapkan para wisudawan terus berprestasi, berkarya dan selalu menjaga nama baik almamater.

Ditengah acara, Prof. Dr. Tri Jaka Kartana, M.Si. memberikan orasi dengan tema “Membentuk Calon Pendidik Profesional dan Berkepribadian Pancasila“. Dalam orasinya beliau mennjelaskan bahwa peningkatan kualitas akal pikir maupun budi nurani manusia (siswa) yang dilakukan selama dalam proses pendidikan di sekolah sangat ditentukan oleh kualitas peran, fungsi, tugas dan tanggung jawab guru. Oleh karena itu, guru harus profesional dan berkarakter. Guru yang profesional adalah guru yang memiliki kompetensi yang disyaratkan pada bidang tertentu.

Orasi Ilmiah oleh Prof. Dr. Tri Jaka Kartana, M.Si.

Guru harus berkarakter, artinya perilaku guru dalam hidup dan kehidupan sehari-harinya mencerminkan perilaku sebagai sosok sebagaimana peran, sifat, fungsi dan tanggung jawab profesi guru. Pendidik sebagai ujung tombak pendidikan harus memiliki karakter yang dapat dipercaya serta mampu memerankan diri untuk dapat diteladani oleh para siswa. Karakter yang dipunyai dan dicontohkan oleh seorang guru kepada siswa harus mencerminkan nilai dari sila-sila Pancasila. Dengan begitu, para siswa juga akan mempunyai karakter yang berbudi dengan dasar Pancasila seperti yang ditunjukkan oleh para guru.

 

 

( admin )

Comments are closed.