Seminar Pendidikan dalam Rangka Dies Natalis FKIP dan Hari Pendidikan Nasional

 

 Pada hari Senin, 15 Mei 2017, FKIP menggelar Seminar pendidikan dalam rangka Dies Natalis FKIP ke 37 dan Hari Pendidikan Nasional yang bertempat di Auditorium Daryoen Sumoatmojo UPS Tegal. Tema yang diangkat dalam seminar pendidikan ini adalah “Menuju Pendidik Inspiratif yang Beretos Wirausaha dan Kepribadian Pancasila” dengan narasumber Dr. H. Abdul Wahid Maktub (Staf khusus Menristekdikti).

Seminar ini dihadiri oleh berbagai kalangan, seperti dosen, guru, dan mahasiswa. Acara seminar didahului dengan acara pemotongan tumpeng memperingati Dies natalis FKIP oleh Dekan FKIP Drs. Masfuad E.S., M.Pd. bersama Rektor UPS Tegal Prof. Dr. Wahyono, S.H., M.S., Ketua YPP Tegal H. Imawan Sugiharto, S.H., M.H., dan didampingi oleh  Wakil Dekan I Dra. Eleonora D.W., M.Pd., Wakil Dekan II Dra. Hj. Sri Mulyati, M.Pd., dan Dr. Hj. Sitti Hartinah. D.S., M.

Penyerahan Tumpeng kepada Rektor UPS Tegal Prof. Dr. Wahyono, S.H., M.S.

Penyerahan Tumpeng kepada Ketua YPP Tegal H. Imawan Sugiharto, S.H., M.H.

Acara Pemotongan Tumpeng dalam Rangka Dies Natalis FKIP UPS Tegal ke 37


 Setelah acara pemotongan tumpeng, Dr. H. Abdul Wahid Maktub mulai menyampaikan materinya. Dalam uraian materi tersebut, beliau menyampaikan bahwa untuk mencapai kesuksesan, perlu ada keseimbangan antara perulangan (iteration), inovasi (innovation), dan tekat yang kuat dalam diri tiap individu. Dalam menghadapi kompetensi di abad 21, khususnya di bidang pendidikan, perlu adanya critical thinking & problem solving, creativity & innovation, communication, and collaboration. Sebuah universitas bisa menjadi universitas kelas dunia dengan menjalin kerjasama antara semua kalangan (mahasiswa, dosen, staf, peneliti) dalam mensinergikan usaha untuk meningkatkan kualitas lulusan, penelitian, dan output yang lain.

Lebih lanjut lagi, Dr. H. Abdul Wahid Maktub juga menerangkan bahwa seorang pendidik dan calon pendidik (baik guru maupun dosen) harus arus kreatif dan inovatif memanfaatkan peluang usaha. Selain itu, untuk mendukung revolusi mental, seorang pendidik dan calon pendidik juga harus inspiratif, yaitu dengan memberikan teladan yang baik perihal mental/spiritual, intelektual, kultural, dan struktural. Pendidikan karakter dalam lingkungan pendidikan harus dikembangkan agar lulusan yang dihasilkan mempunyai karakter-karakter yang baik seperti jujur, tanggung jawab, amanah, berani, tekun, setia kawan, mempunyai integritas, rasa hormat, dan semangat kebangsaan.

Dr. H. Abdul Wahid Maktub Saat Menyampaikan Materi

Peserta Seminar Pendidikan FKIP yang terdiri dari Dosen, Guru, dan Mahasiswa

Para Peserta Seminar

Antusiasme Para Peserta Seminar

Sesi Tanya Jawab

 

Penyerahan Kenang-Kenangan dari FKIP UPS Tegal kepada Dr. H. Abdul Wahid Maktub

 

( admin )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>